Islam Web

  1. Ramadhan
  2. MENSUCIKAN JIWA

70 Artikel

  • Ghîbah (Menggunjing)

    Ghîbah (Menggunjing) Definisi Ghîbah: Sebuah hadits diriwayatkan dari Abu Hurairah— may  Allaah  be  pleased  with  them bahwa Rasulullah— may  Allaah  exalt  his  mention—bersabda, "Tahukan kalian apa itu ghîbah?" Mereka menjawab, "Allah dan Rasul-Nya yang lebih tahu." Beliau bersabda, "(Ghîbah.. Selengkapnya

  • Berlebihan dalam Makan

    Oleh: Syaikh Ahmad Farid Ketahuilah, bahwa salah satu penyebab binasanya anak Adam adalah syahwat yang datang dari lambung atau perutnya. Karena syahwat inilah Adam dan Hawa dikeluarkan dari Surga dan diturunkan ke dunia yang penuh dengan kehinaan ini. ketika mereka berdua dilarang untuk mendekati pohon Khuldi, namun kemudian kekuatan syahwat mengalahkan.. Selengkapnya

  • Bagaimana Memuhasabahi Diri?

    Agar kita bisa memiliki sifat-sifat mulia dan mendapatkan kemuliaan di sisi Allah maka kita harus selalu melakukan muhasabah diri, supaya ia kembali kepada fitrah penciptaannya. “(Tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada perubahan pada fitrah Allah. (itulah) agama yang lurus, tetapi kebanyakan manusia.. Selengkapnya

  • Ketika Muhasabah Telah Hilang

    Sungguh di antara amanah yang paling besar ialah amanah menjaga diri sendiri. Ia lebih besar daripada amanah menjaga anak, lebih besar daripada amanah menjaga harta. Allah bersumpah dengannya di dalam Kitab Suci-Nya, dan Allah tidak bersumpah kecuali dengan perkara yang besar. Dia berfirman (yang artinya): “Dan (demi) jiwa serta penyempurnaan.. Selengkapnya

  • Urgensi Waktu Dalam Kehidupan Seorang Muslim

    Setiap benda yang hilang masih mungkin didapatkan kembali kecuali waktu; jika ia berlalu, tiada ada harapan untuk ia kembali. Oleh karena itu, waktu adalah benda paling berharga yang dimiliki oleh manusia dalam hidup ini. Dan Islam adalah agama yang sangat mengenal urgensi waktu sekaligus menghormati nilainya. Allah—Subhanahu wata`ala—berfirma.. Selengkapnya

  • Tamak; Kemiskinan yang Abadi

    Segala puji bagi Allah, shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada Rasulullah, beserta keluarga dan seluruh shahabat beliau. Tidak ada sesuatu yang lebih merusak Agama seseorang selain sifat tamak memperturutkan nafsu dunia, baik terhadap harta, pangkat dan jabatan, maupun yang lain. Karena bila seorang hamba terus memperturutkan angan-angannya,.. Selengkapnya

  • Bagaimana Mendapatkan Penampilan yang Menarik?

    Segala puji bagi Allah, dan shalawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada Rasulullah beserta keluarga dan para shahabat beliau. Pada makalah sebelumnya, kita telah berbicara tentang penampilan yang menarik dan keutamaannya. Pada makalah ini, kita akan membahas faktor-faktor terpenting yang dapat membantu terwujudnya penampilan yang menarik tersebut... Selengkapnya

  • ‘Izzah (Kebanggaan) Keimanan

    Pada suatu hari, Harun Ar-Rasyid melihat ke langit. Di sana, terdapat sekumpulan awan yang sedang lewat. Ia lalu berkata kepada awan itu, "Turunkanlah hujan di mana pun engkau suka, niscaya pajak (manfaat) tanaman yang engkau tumbuhkan akan tetap sampai kepadaku." Artinya, awan itu bisa jadi menurunkan hujan di negeri Islam atau di negeri.. Selengkapnya

  • Berterus Terang

    Agama kita yang mulia telah meninggikan kedudukan nasihat, sehingga Rasulullah—Shallallâhu `alaihi wasallam—bersabda, "Agama adalah nasihat." Berangkat dari sini, Islam mendidik para pemeluknya untuk berkata benar meskipun pahit, serta bersikap terbuka bersama orang dekat maupun orang jauh. Terbuka (terus terang) secara.. Selengkapnya

  • Kata dan Perbuatan Keji; Jalan Menuju Permusuhan dan Kebencian

    Islam menyeru untuk mengambil akhlak yang baik dan membuang akhlak yang buruk, sebagaimana digambarkan melalui nas-nas Al-Quran dan Sunnah serta perilaku generasi salafus shalih yang hidup pada tiga abad pertama. Karena akhlak yang baik merupakan salah satu sifat Nabi dan para shiddîqîn, sedangkan akhlak yang buruk adalah racun mematikan.. Selengkapnya

  • Lalai Penyakit yang Mematikan

    Allah—Subhânahu wata`âlâ—menciptakan makhluk untuk beribadah kepada-Nya, dan menundukkan untuk mereka semua yang ada di langit dan bumi. Allah—Subhânahu wata`âlâ—juga memotivasi mereka dengan surga, dan menakuti mereka dengan neraka. Dia mengingatkan mereka tentang apa yang akan mereka hadapi.. Selengkapnya

  • Apakah Engkau Menginginkan Keselamatan?

    Ketika turun firman Allah—Subhânahu wata`âlâ—(yang artinya): "Dan berilah peringatan kepada kerabat-kerabatmu yang terdekat." [QS. Asy-Syu`arâ': 214], Nabi—Shallallâhu `alaihi wasallam—naik ke bukit Shafâ, lalu berseru, "Wahai Bani Ka'ab ibnu Lu'ay, selamatkanlah diri kalian.. Selengkapnya

  • Kesederhanaan adalah Jalan Keselamatan

    Allah—Subhânahu wata`âlâ—menciptakan manusia dan menjamin rezeki mereka. Sebagaimana ditegaskan dalam firman Allah—Subhânahu wa Ta`âlâ—(yang artinya): "Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezkinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang.. Selengkapnya

  • Jiwa Kesatria Melahirkan Citra yang Baik

    Manusia ibarat logam-logam yang berbeda kualitas dan tabiat masing-masingnya. Perbedaan tabiat merupakan salah satu tanda kekuasaan Allah pada makhluk-Nya. Karena itu, kita melihat sebagian manusia ada yang berakhlak baik dan berkepribadian mulia. Ia pun tampil menjadi seorang yang cerdas, brilian, dan tegar menghadapi berbagai kesulitan. Ia menjalankan.. Selengkapnya

  • Melanggar Janji Sifat Orang yang Hina

    Melanggar janji adalah sebuah sifat yang menunjukkan kerendahan dan kedunguan akal. Bahkan ia merupakan salah satu ciri kemunafikan, seperti yang disebutkan dalam sabda Rasululullah—Shallallâhu `alaihi wasallam, "Empat perkara yang jika ada pada diri seseorang, maka dia adalah seorang munfiq sejati. Barangsiapa yang padanya hanya terdapat.. Selengkapnya