Jika Anda memiliki sebuah lembaga yang terus berkembang besar seiring perjalanan waktu, bahkan kemudian mendunia, karena usaha keras dan pengorbanan Anda siang malam demi menyukseskannya, lalu tiba-tiba Anda sakit dan merasa pasti akan segera wafat, apakah Anda akan meninggalkan lembaga tersebut tanpa memilih seseorang untuk memimpinnya sepeninggal Anda, padahal Anda sudah menghabiskan semua kehidupan Anda untuknya? Apabila jawabannya adalah "tidak", dan Anda pasti memikirkan siapa yang akan menggantikan posisi Anda dalam mengurus lembaga tersebut, dan ini merupakan hal yang wajar bagi kita manusia biasa, lalu bagaimana mungkin tidak terpikir oleh Nabi teragung, Muhammad Shallallâhu `alaihi wasallam, untuk menunjuk seorang pengganti setelah beliau? Mengapa masalah ini tidak terpikir oleh beliau, padahal beliau adalah Nabi yang kata-katanya tidak keluar berdasarkan hawa nafsu?
Segala puji bagi Allah, dan shalawat serta salam semoga selalu tercurahkan kepada Rasulullah beserta keluarga dan para shahabat beliau.
Nabi
memang tidak menunjuk pengganti beliau dengan bahasa tekstual (resmi), menurut pendapat yang benar di kalangan para ulama. Namun beliau menunjuki dan mengarahkan Kaum Muslimin untuk memilih Abu Bakar dengan beberapa hal, beliau juga telah ridha kepadanya, dan beliau bermaksud menunjuknya langsung sebagai khalifah, tapi kemudian beliau tahu bahwa Kaum Muslimin sudah sepakat mendaulatnya, sehingga beliau pun menyerahkan hal itu kepada Kaum Muslimin. Nabi
bersabda, "Allah dan orang-orang yang beriman enggan (memilih) orang selain Abu Bakar."
Kesepakatan Kaum Muslimin untuk membaiat Abu Bakar setelah ridha Rasulullah
terhadapnya adalah lebih kuat daripada ungkapan tekstual (resmi dari Rasulullah) tentang penunjukannya sebagai khalifah. Tidak adanya ungkapan tekstual beliau untuk menunjuk khalifah sepeninggal beliau
telah membawa banyak manfaat, di antaranya menetapkan hak Kaum Muslimin untuk memilih siapa yang akan memimpin mereka, dan lain sebagainya.
Wallahu a`lam.
Cari FatwaAnda dapat mencari fatwa melalui banyak pilihan
Fatwa
Today's most read